Doctor's Profile

Dr Nathaniel Heah

Dr Nathaniel Heah adalah Dokter Konsultan Spesialis Urologi yang telah mengikuti pelatihan fellowship dari University College London Hospital (UCLH) di Inggris. Ia juga merupakan anggota Dewan Eksekutif Singapore Urological Association dan Society of Men’s Health Singapore. Dr. Nathaniel Heah adalah dokter bedah terakreditasi dalam prosedur pengangkatan batu saluran kemih minimal invasif dan laparoskopi di berbagai rumah sakit besar. Ia juga bekerja sebagai Dokter Konsultan Tamu di Woodlands Hospital dan Khoo Teck Puat Hospital. Dr. Nathaniel Heah memiliki spesialisasi di bidang Andrologi, Bedah Urologi Rekonstruktif, dan Endoskopi.

LATAR BELAKANG MEDIS DAN PEMINATAN MEDIS

Dr. Nathaniel Heah sebelumnya bekerja sebagai Dokter Konsultan Spesialis Urologi di Woodlands Health Hospital dan menjadi salah satu dari sekelompok dokter pendiri yang membantu merancang dan membuka rumah sakit umum baru tersebut. Selama masa kerjanya di Woodands Hospital, ia berfokus meningkatkan kualitas perawatan pasien yang hemat biaya namun tetap terdepan, serta menjadi pionir dalam beberapa teknik bedah di layanan Urologi, seperti:
  • Pemasangan Prostesis Penis Tiup – Opsi andalan untuk masalah disfungsi ereksi, prostesis penis memberikan hasil paling memuaskan bagi pasien dan pasangannya.
  • Enukleasi Prostat dengan Thulium Fibre Laser – Teknik bedah ini dikenal dapat mengurangi pendarahan dan memiliki efek jangka panjang lebih baik dibandingkan dengan reseksi prostat transuretra.
  • Biopsi Prostat Transuretra – Prosedur yang kini menjadi standar tertinggi untuk biopsi prostat di berbagai pusat pengobatan tingkat lanjut di dunia yang secara drastis dapat mengurangi risiko infeksi.
  • Urolift –  Salah satu prosedur bedah minimal invasif untuk Pembesaran Prostat Jinak yang dapat dilakukan dalam satu hari, dan secara signifikan mengurangi risiko akibat pemasangan kateter pascaoperasi. Ia juga mencetuskan pelaksanaan prosedur Urolift dengan Anestesi dan Sedasi Lokal, sehingga memberikan opsi pengobatan bagi pasien yang tidak dapat menjalani Anestesi Umum.

Spesialisasinya meliputi:

  • Urologi Umum
  • Rekonstruksi Uretra
  • Kesehatan Pria
  • Pembesaran Prostat Jinak
  • Uroginekologi

Prosedur Subspesialisasi Urologi:

  • Urologi Rekonstruktif seperti Uretroplasti untuk Striktur Uretra, Divertikulum Uretra, dan Fistula Vesiko-Vaginal (FVV)
  • Prosedur Bedah Minimal Invasif, seperti Urolift dan REZUM, serta Enukleasi Prostat dengan Thulium Fibre Laser (ThuFLeP) untuk Pembesaran Prostat Jinak
  • Prosedur Kesehatan Pria, seperti Pemasangan Prostesis Penis Tiup untuk Disfungsi Ereksi, dan Varikokelektomi untuk Varikokel
  • Nefrolitotomi Perkutan Mini dengan Posisi Supine untuk Batu Saluran Kemih
  • Pita, Tali, atau Injeksi Uretra, dan Sfingter Kandung Kemih Buatan
  • Penyuntikan Obat-obatan Relaksasi Otot Kandung Kemih, Stimulasi Saraf Sakral (SNS), Stimulasi Saraf Tibial Posterior (PTNS)

PENGAKUAN AKADEMIS DAN INTERNASIONAL

Dr. Nathaniel Heah lulus dari Monash University di tahun 2008 dan menyelesaikan pelatihan Urologi di tahun 2020. Ia juga merupakan anggota Academy of Medicine, Chapter of Urology (FAMS). Pada tahun 2023, ia menyelesaikan pelatihan fellowship di bidang Urologi Rekonstruktif di University of College London Hospital (UCLH), dengan spesialisasi Bedah Striktur Uretra. Dr. Nathaniel Heah sebelumnya merupakan Tutor Klinis di Lee Kong Chian School of Medicine, Nanyang Technological University, dan Yong Loo Lin School of Medicine, National University of Singapore.
Ia juga aktif sebagai pembicara dan telah memberikan presentasi di berbagai konferensi di bidang Kesehatan Pria dan Pembesaran Prostat Jinak. Ia berdedikasi membantu para pasangan menghadapi hambatan fisik dalam menciptakan intimasi, dan bekerja keras untuk meningkatkan kesadaran terhadap kesehatan pria dan dampaknya kepada kesehatan mental dan hubungan seseorang.

UPAYA KEMANUSIAAN

Dr. Nathaniel Heah menjadi garda terdepan saat krisis pandemi COVID-19 sembari merampungkan pelatihan spesialisasinya, sehingga dianugerahi COVID-19 Resilience Medal sebagai pengakuan atas kontribusinya. Di waktu senggangnya, ia menikmati berlari, bermain tenis, dan menghabiskan waktu dengan keluarga. Ia juga senang melakukan proyek renovasi rumah secara mandiri (DIY), dan kini sudah memiliki banyak peralatan dan perlengkapan untuk aktivitas tersebut.